Aug 19

Feedback mengacu kepada proses yang mana merupakan hasil dari sebuah mesin, organisme atau sistem yang tidak sesuai – dikembalikan – sebagai input untuk memandu kepada hasil atau perilaku yang diharapkan. Bagian yang “dikembalikan” dari sebagian hasil proses tersebut disebut feedback.

Bagian yang “dikembalikan” tersebut dapat masuk kembali sebagai input baru untuk diproses lagi ke dalam sistem sampai menemukan hasil yang diharapkan.

Ketika sinyal feedback menguatkan sebuah trend sistem, ini dapat dikatakan “positif.” Ketika hal yang sebaliknya terjadi, ini disebut “negatif.” Feedback “positif” dibutuhkan bagian-bagian dari sebuah sistem untuk tumbuh atau peningkatan yang dapat diukur. Feedback “negatif” dibutuhkan untuk menyeimbangankan atau menstabilkan bagian-bagian dari sebuah sistem yang sibuk.

Baik feedback positif dan negatif dibutuhkan untuk pertumbuhan dan bekerjanya sistem apa saja, baik secara biologi ataupun mekanik secara efektif. Feedback, lebih jauh lagi merupakan bagian penting pada semua keahlian di dalam pembelajaran dan bagaimana memprakteknya kelak. Jadi Feedback itu berhubungan erat dengan proses belajar.

Jika feedback itu begitu penting, pertanyaannya adalah mengapa orang tidak senang diberikan feedback? Jawabannya adalah orang pun perlu belajar : KAPAN waktu yang tepat untuk memberikan feeback, BAGAIMANA memberikan feedback, dan SEBERAPA SERING feedback itu diberikan.

3 Responses

  1. Prema Wong Says:

    Yth, Bapak/Ibu

    Bagaimana seseorang tahu kapan waktu yang tepat memberikan feedback? bagaimana seseorang memberikan feedback? dan harus seberapa sering memberikan feedback ?

    terima kasih
    Prema

  2. Bagas Koro Says:

    feedback dalam ilmu tehnik electronika dalam audio system. ini sering terjadi feedback suara, ketika suara di loadspeaker hidup dan mikerofon berada didekatnya, maka akan terjadi suara mendenging, nah suara mendenging itu biasanya disebut feedback, dalam artian bahwa ketika kita berdialog baik keorang lain maupu kediri sendiri, itu akan adanya feedback bila ditanggapi oleh salah satu pendengar. berkomunikasi dengan diri sendiri pun akan terjadi feedback bila saja mau melatihnya, boleh dibilang cepat tanggap dan bereaksi, tergantung reaksi yang menguntungkan atau merugikan diri. feedback sepertinya dapat dilatih melalui pengusaan VAK. sayangnya untuk mengenal VAK lebih luas amat sulit, disebabkan sudah terkukung oleh kebiasaan diri.

  3. Admin Says:

    Terima kasih Pak Bagas Koro atas ilustrasi yang diberikan sehingga memudahkan pemahaman.

    Terima kasih juga untuk Pak Prema atas pertanyaan baiknya. Untuk menjawab pertanyaan bapak, perlu sebuah tulisan khusus tentang Feedback dan hubungannya dengan proses belajar.

    Dan jika dihubungkan lagi dengan VAK yang dituliskan oleh Pak Bagas Koro maka perlu sedikitnya 4 hari pelatihan untuk pembekalannya saja.

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.